Friday, October 26, 2007

IHRAM


Dikutip dari buku "Bimbingan Manasik Haji" dari Departemen Agama Republik Indonesia Tahun 2007.
Ihram adalah niat memulai mengerjakan ibadah haji/umrah. Selama dalam keadaan ihram seseorang diharamkan melakukan beberapa perbuatan yg sebelumnya dihalalkan. Dengan mengucapkan niat untuk haji/umrah maka seseorang telah memulai melakasanakan haji/umrah.

Waktu Ihram Haji (Miqat Zamani)
Sebagian besar ulama menentukan waktu ihram haji yaitu sejak tanggal 1 Syawwal sampai terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah. Barang siapa tidak ihram haji pada saat-saat itu maka tidak mendapat haji.

Tempat Ihram (Miqat makani)
Batas tempat untuk mulai ihram Haji/Umrah:

  • Miqat makani jamaah haji Indonesia gelombang I (pertama) yg langsung ke Madinah adalah di Dzulhulaifah (Bir Ali)
  • Miqat makani jamaah haji Indonesia gelombang II (kedua) yg turun di Jeddah adalah :
    • Pada saat di pesawat mengambil garis sejajar dengan Qarnul Manazil. Kesulitan yg timbul :
      • Sulit memakai pakaian ihram di pesawat,
      • Sulit mengambil air wudhu,
      • Sulit menentukan tepatnya miqat yg sejajar dengan Qarnul Manazil.
  • Di bandara King Abdul Aziz International Airport (KAIA) Jeddah, sesuai dengan Keputusan Komisi Fatwa MUI tanggal 28 Maret 1980 yg dikukuhkan kembali pada tanggal 19 September 1981 Tentang Miqat Haji dan Umrah.
  • Di asrama haji Embarkasi Tanah Air. Kesulitan yg timbul :
    • Menjaga larangan ihram lebih lama
    • Waktu penerbangan sangat lama 10-11 jam
    • Keadaan di pesawat yg sangat dingin.
Atas dasar beberapa kesulitan tersebut di atas maka sebaiknya jemaah haji Indonesia gelombang II memulai berihram dengan mengambil miqat makani di Bandara King Abdul Aziz International Jeddah.

Apabila seseorang melewati miqat yg telah ditentukan dan tidak ihram maka :
- Wajib membayar dam yaitu memotong seekor kambing, atau
- Mengambil cara lain yaitu kembali ke miqat haji terdekat.
- Jamaah haji yg sudah berada di Makkah yg akan berihram haji (haji tamattu') maka miqat makaninya di Pemondokan masing-masing .

Pakaian Ihram
- Bagi Pria : memakai dua helai kain yg satu diselendangkan di bahu dan yg satu dijadikan sarung. Pada waktu tawaf, disunatkan kain ihram dikenakan secara idtiba' yaitu dengan membuka bahu sebelah kanan dan menutup bahu sebelah kiri.
- Kain Ihram disunatkan berwarna putih bagi pria.
- Bagi wanita memakai busana muslimah yaitu pakaian yg menutupi seluruh tubuh kecuali muka dan kedua tangan dari pergelangan sampai ke ujung jari (kaffain).

Larangan selama Ihram

Larangan khusus bagi pria :
- memakai baju dan celana/sarung (pakaian biasa yg berjahit) , sepatu yg tertutup tumitnya,
- menutup kepala yg melekat, seperti topi dan peci. Kecuali jika ada luka yg perlu diperban.

Larangan khusus bagi wanita :
- bersarung tangan,
- menutup muka (memakai cadar atau masker),
- mengenakan pakaian yg transparan atau ketat

Larangan untuk pria dan wanita :
- memakai wangi-wangian kecuali telah dipakai sebelum niat ihram
- memotong kuku, mencukur, mencabut rambut di badan
- memburu binatang
- membunuh binatang
- Nikah, menikahkan, meminang, dinikahkan, menjadi saksi nikah
- bercumbu, bersetubuh
- mencaci, bertengkar, berkata-kata kotor
- berbuat fasik

UMRAH


Dikutip dari buku "Bimbingan Manasik Haji" dari Departemen Agama Republik Indonesia Tahun 2007.

Pengertian Umrah :
berkunjung ke Baitullah dengan melakukan tawaf,sa'i, dan bercukur demi mengharap ridho Allah.

Hukum Umrah :
Wajib sekali seumur hidup.

Umrah Wajib:
- Umrah yg pertama kali dilaksanakan, disebut juga Umratul Islam,
- Umrah yg dilaksanakan karena Nazar.

Umrah Sunat:
Umrah yg dilaksanakan setelah umrah wajib, baik yg kedua kali dan seterusnya, bukan karena nazar.

Waktu Umrah:
Dapat dilakukan kapan saja. Ada beberapa waktu yg makruh untuk umrah yaitu saat jamaah haji wukuf di Arafah, hari Nahar (10 Dzulhijjah) dan hari Tasyriq.

Syarat Umrah:
- Islam
- Baligh (dewasa)
- Aqil (berakal sehat)
- Merdeka (bukan hamba sahaya)
- Istitha'ah (mampu)
Bila tidak terpenuhi syarat ini maka gugurlah kewajiban umrah seseorang.

Rukun Umrah:
- Ihram (niat)
- Tawaf
- Sa'i
- Cukur
- Tertib (melaksanakan ketentuan manasik sesuai dengan aturan yg ada)
Rukun umrah tidak dapat ditinggalkan. Bila tidak terpenuhi maka umrahnya tidak sah.

Wajib Umrah: berihram dari miqat. Apabila dilanggar maka ibadah umrahnya tetap sah tetapi harus membayar dam.

Miqat Makani (tempat/posisi) untuk umrah bagi jamaah haji :
- Bagi jamaah haji gelombang I (pertama) adalah di Bir Ali (Dzulhulaifah),
- Bagi jamaah haji gelombang II (kedua) adalah di Bandar Udara King Abdul Aziz Jeddah,
- Bagi jamaah haji yg sudah berada di Makkah ialah : Ji'ranah, Tan'im, Hudaybiyah dan tanah halal lainnya.

Tahallul Umrah :
Setelah tahallul seseorang telah dihalalkan (diperbolehkan) melakukan perbuatan yg sebelumnya dilarang selama berihram umrah.


Monday, October 01, 2007

Dia



Ya Allah kasihanilah dia,
dia yg telah bersabar bersamaku.
Ya Allah mudahkanlah urusannya,
dia yg selalu mengurusku.
Ya Allah tambahkan rizkinya,
dia yg senang berbagi.
Ya Allah gembirakanlah hatinya,
aku yg selalu membuatnya sedih.

Ya Allah kasihanilah dia.
Ya Allah limpahkan kasih sayangMu untuknya

Wednesday, September 19, 2007

Mentari



Terbit dan tenggelam, sudah ribuan kali.
Kadang rindu membebat ingin menikmati awal hari.
Kadang kesal mengganjal tak mau jumpa fajar.

Bimbang



Tak terperi kerinduanku padaMu
Penantian ini sungguh menyesak diri

Kepada siapa aku cerita
Tak seorangpun pantas mendengar keluh kesah ini
Mereka sudah punya cerita sendiri
Beban ini hanya untukku sendiri

Aku ingin menapak alam di sana
Namun tak tega ada keluarga
Kasihan mereka telah mengenal dunia
Bahagianya mereka menyerap diri

Bimbang ini hanya untukku sendiri

Jakarta, Ramadhan 1428H

Huruf



Dari huruf-huruf terjalin kata
Dari kata-kata menguntai kalimat
Dari kalimat menggugat makna

Apakah makna, pengertian itu ?
Terasa seperti simpul pengikat
Terlihat sebagai kait ilmu

Dengan deretan abjad kita bisa menembus diri
Mencapai Pemilik makna, Pemberi pengertian
Mengikat hamba dengan Tuannya
Mengaitkan rindu cinta kepada Yang Tercinta


Jakarta, Ramadhan 1428H

Wednesday, August 08, 2007

sore



pagi ini bukan pagi yg biasa
kebohongan menyelinap dalam syaraf
tipuan mengaburkan mata
sendirian diantara 12 juta manusia

siang ini bukan siang yg biasa
panasnya mendidihkan jutaan sel abu-abu
uapnya mendesak kata-kata
abjad ajaib berbaris maju

sore ini bukan sore yg biasa
rupanya muslihat tak pandai memangsa
LCD terus terang menyinari
bintik-bintik huruf berserakan di sana-sini

Cermin



Selalu kukagumi kebeningannya.
Kejujuran yg terlihat menyentuhku
Saat aku sedih dia tampak sedih.
Saat aku tertawa dia tertawa.

Tiba-tiba cermin itu bergerak kesana-kemari.
Lebih lincah dari yg memandang.
Memantulkan dunia yg tak pernah kulihat sebelumnya.

Apa itu hidup?



Menurut seorang petualang: hidup itu mengalami hal-hal tak terduga. Hal-hal yg menyenangkan, yg sedih, gembira, sebal, cepat, atau lambat.

Menurut seorang kaya : hidup itu, anda harus bekerja, berusaha menjadi orang yg berguna bagi orang lain. Manfaatkan waktu menolong orang lain.

Menurut seorang ahli ibadah : jadilah orang yg selalu bersyukur kepada Tuhan. Isilah hidupmu dgn berkhidmat kepadaNya.

Menurut seorang yg menanti bus pulang ke kampung : hidup itu sebuah penantian. Menunggu bertemu dgn sang kekasih.
Bacalah kembali surat cintanya, mungkin banyak telah terlupa apa pesannya.
Cobalah persiapkan hadiah untuknya. Mungkin hanya persembahan sederhana.
Terasa lama sekali penantian ini. Aku rindu sekali.

Keturunan



Berketurunan pasti hal yg sangat penting. Semua makhluk hidup dilengkapi dgn kemampuan berkembang biak. Bagaimana caranya, sdh ditanamkan ke dalam insting. Tdk perlu IQ yg tinggi atau bahkan tak perlu sel otak untuk melakukannya.

Saat ini banyak orang yg gamang untuk mempunyai keturunan. Kalo tdk yakin investasi kita kembali lebih baik tdk punya anak atau investasikan saja ke orang lain yg 'terlanjur' punya anak.

Ada sisi selain investasi dunia. Saat kita telah menyentuh akhir waktu.
Salah satu pintu keselamatan kita di akhirat ada di anak2 kita. Melalui doanya yg selalu mengetuk pintu ampunanNya bisa jadi terbuka karenanya untuk kita.
Ilmu kita yg terwaris kepada anak2, bisa jadi menambah halaman buku yg kita pegang di tangan kanan.

Monday, May 07, 2007

Salam



Tiba-tiba saja saya merasa sangat berat mengucapkan salam untuk mengakhiri sholat berjamaah.
Mata terasa basah, hampir saja air mata menetes karenanya.

Suatu perasaan menghampiri.
Salam untuk mengakhiri sholat, salam jika bertemu kawan, saudara, keluarga yg biasanya ringan terucap menjadi sarat beban.
Ada arti baru didalamnya ... selain menjadi doa antar sesama muslim.
Saya merasa salam saya menjadi suatu jaminan, janji atas suadara seiman.
Jaminan bahwa saya tdk akan menyakiti, menzhalimi suadara disebelah kanan dan kiri saya.
Salam yg menyatakan sbg janji saya bahwa keselamatan keluarga menjadi tanggung jawab saya.


-tiadadayadanupayaselaindarikekuatanAllah-

Wednesday, April 18, 2007

Why to name green with blue ?


There are some cultures which have strange identification. To name a green color with blue or vice versa.
For example,
- in Japan they say 'blue light' for green light at the traffic light. It may the same case for Korea.
- in Aceh they say 'blue leaf' for green leaf on the tree.
- Sumatra Barat and Riau they frequently interchange the green and the blue
- Minhasa they call the green little chilli with 'blue chilli'.

Can someone confirm this and why ?

Tags: , , ,
Tags:


Wednesday, April 04, 2007

Maulid Nabi Muhammad saw 2007

Mengenai maulid Nabi saw .. itu sunnah atau bid'ah atau apapun nama hukumnya saya kurang paham ...

Mendengarkan cerita2 ttg beliau di pada saat2 tertentu itu sangat inspiratif.

Tapi ada hal2 tertentu yg menjadi fokus cerita yg menjadikan umatnya menjadi terasa jauh dengan Nabi Muhammad saw, minimal saya sendiri. Terutama ttg hal2 yg luar biasa yg beliau lakukan atau hal2 yg luar biasa di sekitar beliau.
Setelah mendengar cerita ajaib A,B,C ... dst saya menjadi berfikir 'tentu saja Nabi bisa begitu karena beliau Nabi' ... dengan konsekuensi saya tdk bisa melakukan hal ajaib A,B,C ... tsb karena saya bukan Nabi.
Namun cerita2 ajaib ini juga terdengar bisa dilakukan oleh sahabat, para imam yg beken, atau orang2 yg sholeh misalnya para wali ...
Jadi sebetulnya mungkin semua yg ajaib bisa kita dilakukan ... namun  pasti ada _kesamaan_ diantara mereka
Tebakan langsung saya adalah pasti mereka mempunyai keimanan yg sangat baik ...
Namun masalah keimanan ini sepertinya hanya Allah yg tahu ... jadi agak kurang bisa saya ukur.
Mendengar cerita Nabi Muhammad saw .... ada salah satu sifat yg utama bahkan yg pertama yg saya ingat.
Bahkan sebelum beliau menjadi Nabi ... yaitu Al-Amin ...
Saya kira inilah sifat yg minimal bisa kita ukur sendiri. Saat kita tdk jujur sebetulnya kita tahu. Ada suara hati yg menolak ... tapi sering kita (saya) abaikan.
Bahkan untuk orang lain pun, misalnya si A, bisa kita ukur berapa banyak orang yg menyatakan si A ini orang jujur bahkan musuhnya sekalipun.
Inilah yg menjadi masalah .... terutama saya sendiri ...
Kadang kita menolak kejujuran .... karena takut akan konsekuensinya ...
Takut menderita ... takut susah ... takut A .. takut B .... malu ...dst.

Apa hubungan kejujuran dengan hal2 yg ajaib tadi .....? 
Hanya mengingatkan bahwa para Nabi itu manusia, para imam itu manusia, para wali itu manusia ...
Rocker juga manusia ... programmer juga manusia ... so apa bedanya ... lah balik lagi.
50 x 2 nih .... Capeeee dehhh ...


Thursday, December 14, 2006

iqra


Bacalah dengan nama Tuhanmu yg menciptakan ....

Bacalah ...
Mulai dari membaca tulisan ...
membaca alam ...
membaca arti ...
membaca logika ...
membaca sebab akibat ....

Kemudian ...
membaca perasaan ini ...
membaca perasaan dia ...

Akhirnya ..
membaca tulisan ...
tulisanNya ...


Wednesday, November 01, 2006

Niat

Pak Ahmad memang sudah dikenal rajin sholat berjamaah. Sebagai bos dia memang memberi contoh yg baik sehingga banyak anak buahnya yg ikut berjamaah.
Pak Sholeh tiba-tiba saja rajin sholat berjamaah. Tentu jamaah mesjid menjadi senang.
Setelah beberapa waktu berlalu, muncul pembicaraan kalo Pak Sholeh itu rajin berjamaah karena Pak Ahmad yg menjadi Manager Divisi juga rajin berjamaah dan sebentar lagi ada evaluasi kenaikan jabatan di kantor.
Mulailah orang sering menyindir-nyindir Pak Sholeh. Sehingga akhirnya Pak Sholeh malu datang ke masjid karena niatnya kurang bersih alias riya.

Bu Aminah selalu rajin datang ke pengajian kampung. Tetapi sudah menjadi rahasia umum kalo Bu Aminah ini doyan gosip, membicarakan orang lain. Ibu-ibu lain yg kurang berkenan mulai melancarkan serangan balik. Mulailah gerakan "anti kemunafikan" dihembuskan.
Hasilnya Ibu Aminah berhenti dari pengajian tersebut.

Siapakah kita, memangnya bisa melihat niat orang lain bahkan menilainya.
Justru kita terjebak pada prasangka buruk.
Apapun "bukti" dari niat orang lain, lebih baik kita menjaga fakta yg baik.
Lebih baik menjaga fakta bahwa Pak Sholeh rajin sholat berjamaah daripada membicarakan niatnya.
Siapa tahu karena rajin berjamaah niatnya jadi lurus.
Lebih baik menjaga fakta bahwa Ibu Aminah rajin datang ke pengajian daripada mengusirnya karena sifat buruknya.
Siapa tahu karena rajin ikut pengajian sifat buruknya berkurang.


Tuesday, August 29, 2006

Empty Mind

Biasanya kalo lagi "kosong" atau "terlalu penuh" orang yang biasa merokok mulai membakar ujungnya.
Tapi kalo di Singapore dimana di mana-mana tidak boleh merokok tapi ada cara lain mengisi "kekosongan" atau melupakan sedikit hal-hal yang membuat "terlalu penuh". Di mana-mana kita bisa lihat orang denger lagu pakai mp3-player. Tampaknya ini yang membuat mp3-player laku.

Tags: , ,


Thursday, August 10, 2006

City of Live Music

Of course it is Jakarta.

Orang bilang pengamen. Live music performer ini ada di mana-mana. Di mana orang biasa ngumpul hampir pasti pengamen bisa muncul tanpa di sangka. Kecuali di tempat-tempat di mana ada tanda "Boleh ngamen tapi gratis" atau yang lebih galak "Pengamen dilarang masuk".
Kualitas kadang OK tapi sangat banyak yang cemen. Malah bikin sebel.
Dalam situasi tertentu kadang-kadang mereka tidak bisa baca situasi. Di mana orang lagi makan pake tangan jadi susah ngambil recehan di kantong.

Tags: , ,


Friday, July 21, 2006

Membentuk

Setiap bentuk sesuai dengan cetakannya.
Maka penting sekali menyempurnakan cetakan.
Maka bentuk hanya merupakan hasil cetakan.

Saya membaca beberapa buku tentang tumbuh kembang anak.
Garis merahnya justru membahas bagaimana sikap orang tua. Perilaku orang tua.
Orang tua adalah cetakan anak. Orang tua yg mengoreskan tinta di kertas putih hati/pikiran anak.

Namun ... ada kasus dimana anak lebih banyak bersama pengasuhnya.
Maka menjadi penting sikap/perilaku pengasuh.
Tentu tidak mudah mendapatkan pengasuh yg baik.

Atau ... ini jadi bisnis baru.
Bagaimana para pengasuh ini mendapat training, pelatihan khusus spt EQ, SQ ?
Ada yg berminat ?

Tags: , , , ,


Monday, May 29, 2006

Mengalir


Benarkan hidup ini hanya mengalir ... mengikuti arus.

Tidakkah ini terlalu sederhana ?

Apakah menantang arus itu sia-sia ?



Arus yg pasti membawa kita kepada satu tujuan.

Mengarungi arus yg deras, alur yg berliku, dasar yg berbatu.

Terus mengalir, berakhir di tempat yg dalam, dan sangat luas.

Muaranya, kehidupan abadi.

Muara dari segala yg fana.



Namun banyak perahu yg dapat dipilih.

Pilih nahkodanya.



Tags:


Getaran

Apakah kita jika mendengar ayat-ayat Allah hati kita bergetar ?
Apakah perlu Allah memaksa kita agar kita bergetar dengan ayat-ayatNya di alam ini.

Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah.
Sekeping bumi bergetar, ribuan nyawa terangkat.

Mungkin inilah peringatan bagiku agar tak alpa mendoakan Ibu, Bapak semoga dimudahkan Allah segala urusannya,
Dan semua saudara dan keluarga yg masih bersama di dunia ini.

Tags: , , ,