Showing posts with label umrah. Show all posts
Showing posts with label umrah. Show all posts

Monday, June 02, 2014

Persiapan Umroh

Dalam mempersiapkan umroh ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan. 


1. Persiapan fisik. 

Ibadah umroh adalah ibadah yang membutuhkan kekuatan fisik. Karena bagian utama dari umroh adalah tawaf dan sa'i. Latihan fisik sebaiknya dilakukan satu bulan sebelum keberangkatan. Perlu dilakukan latihan berjalan atau berlari. Agar supaya efektif perlu adanya waktu khusus dan dijadwalkan. Untuk minggu pertama misalnya latihan berjalan selama 10 sampai 30 menit minimal 3 hari. Minggu kedua dapat ditingkatkan dengan berjalan cepat dalam 20-30 menit minimal 3 hari. Demikian dapat ditingkatkan dalam minggu-minggu berikutnya. Jika membutuhkan suplemen vitamin dan mineral lain dapat juga dimulai sejak dua minggu sebelum berangkat. Hal ini sangat membantu dalam meningkatkan stamina fisik. Tergantung pada bulan apa jamaah pergi umroh, kota Mekah dan Madinah dapat menjadi sangat panas atau sangat dingin.
Persiapan lain adalah vaksinasi meningitis dan atau vaksin influenza. Saat penulis berangkat umroh, isu MERS sedang hangat merebak. Vaksinasi dapat dilakukan di pusat kesehatan pelabuhan baik laut maupun udara. Pastikan kartu kuning vaksinasi telah didapat.


2. Persiapan Ilmu 

Dalam melaksanakan umroh jamaah wajib mempelajari dan mempraktekan ilmu dari pelaksanaan umroh. Biasanya pelatihan umroh ini dalam bentuk manasik yang dibimbing oleh ustadz yang berpengalaman dalam umroh dan haji. Jamaah perlu memperhatikan dan mengerti se-jelas-jelasnya semua hal dalam pelaksanaan umroh. Karena ibadah umroh adalah ibadah yang diutamakan untuk dilaksanakan sendiri-sendiri. Sehingga jamaah tidak dianjurkan untuk hanya mengikuti ustadz atau orang lain. Tidak ada doa yang wajib dibaca. Hanya niat dan gerakan fisik yang wajib dilakukan.


3. Persiapan Mental 

Persiapan mental diperlukan karena kita tidak terbiasa dengan tempat dan suasana dalam ibadah umroh.
Tempat tawaf di lantai dasar adalah tempat tawaf terbaik namun suasana yang sangat ramai bahkan mungkin sangat padat mudah membuat jamaah kehilangan orientasi dan menjadi panik. Luasnya Masjid Al-Haram juga dapat membingungkan jamaah sehingga tersesat. Banyak kejadian yang mungkin tidak diinginkan dapat menjadi pemicu kemarahan, perdebatan dan perselisihan jamaah. Dengan persiapan mental, peningkatan keimanan, keikhlasan, insya Alloh hal-hal tersebut dapat dihindari. 

Tuesday, May 13, 2014

Mengulang Umroh

Ini adalah pendapat pribadi setelah mendengar dari beberapa ustadz yang pernah kami temui.

Jika kita bukan penduduk Mekkah maka saat kita melaksanakan umroh sebaiknya melakukannya hanya 1 (satu) kali setiap kali kita datang ke Mekkah. Setelah kita melakukan tawaf wada' dan keluar dari kota Mekkah dan diberikan kesempatan untuk kembali ke Mekkah maka kita dapat mengulang umroh kembali.

Hammam bin Yahya meriwayatkan dari Qatadah ia berkata: Saya bertanya kpd Anas: “Berapa kali Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan haji?” Anas menjawab: “Satu kali dan umrah 4 kali. Pertama ketika dihalangi kaum musyrikin, kedua tahun berikutnya ketika mengadakan perjanjian (Hudaibiah), ketiga umrahnya dari Ji’ranah setelah membagikan harta rampasan perang Hunain dan yg keempat umrahnya bersama haji” (Hadits Muttafaq alaih)

Terlihat dalam hadits diatas bahwa Nabi Muhammad s.a.w. melakukan umroh 4 kali. Namun Beliau melakukannya dalam 4 kesempatan yang berbeda, masing-masing hanya 1 (satu) kali dalam setiap waktu kunjungan ke Mekkah yang berbeda.

Jika menginginkan pahala umroh, dapat dilakukan setiap hari, yaitu pada saat sholat shubuh berjamaah sebaiknya berdiam dahulu untuk menunggu waktu sampai setelah syuruq kemudian sholat sunnah 2 rakaat. Waktu syuruq ini adalah kurang lebih 15 menit setelah matahari terbit. Apalagi jika kita melaksanakan sunnah ini di Masjid al-Haram.

Beberapa penjelasan mengenai sunnah ini adalah :
Sholat Syuruq
Berbagai keutamaan dari shubuh hingga syuruq



Wallahu'alam.